Showing posts with label PADEPOKAN BALA6. Show all posts
Showing posts with label PADEPOKAN BALA6. Show all posts

Tuesday, 12 January 2016

LIPUTAN : EKOR MURAI BATU

Saat ini banyak media termasuk media online yang mengangkat tema burung murai batu dan penangkarannya. Mungkin karena memang animo masyarakat yang makin tinggi terhadap burung dengan kicauan terbaik didunia ini. Hari Sabtu saya diwawancara oleh wartawan media online www.Jitunews.com. Mereka memang punya liputas khusus tentang budidaya.

Hasil wawancara itu tertuang di media online jitunews.com dengan link berikut Peternak Murai Batu

Tuesday, 8 October 2013

MEMBANGUN MIMPI MENGGANTANG HARAPAN

Berawal dari hobby Padepokan bala6 terus tumbuh dan dikembangkan untuk menampung besarnya minat kami dalam menekuni penangkaran murai batu yang jenisnya ternyata sangat beragam. Sekedar untuk memenuhi rasa penasaran dan kepedulian akan konservasi beberapa murai batu habitat tertentu. Berdasarkan evaluasi atas beberapa kegagalan sebelumnya dimana selama lebih dari 8 bulan tidak berhasil menghasilkan sekedar 1 telor pun dari 4 pasang indukan murai batu, maka dilakukan evaluasi dan diputuskan untuk total dan memulai dari awal kembali dengan perencanaan yang lebih matang dan berdaya guna. 
Dimulai dengan 3 kandang di Tahap 1 yang difungsikan sebagai kandang love bird koloni, kandang umbaran murai batu dan kandang tangkaran murai batu. Lagi-lagi belum ada hasil selama 4 bulan kemudian karena memang kualitas indukan dan rawatan yang belum memadai.  Sekedar hidup saja dulu sudah senang rasanya.
Lama kelamaan hobby berkembang menjadi obsesi dengan terus menerus mengumpulkan murai batu yang berkualitas dari bermacam jenis terutama MB Bala6. Dengan bantuan dan saran dari beberapa teman dekat yang merupakan senior breeder MB maka dicanangkanlah pembangunan kandang tangkaran Tahap 2. Berniat hanya membangun 5 unit ternyata malah jadi 9 unit kandang sehingga dioperasikan 12 kandang tangkaran yang langsung terisi penuh dengan pasangan MB yang memang sudah disiapkan sebelumnya.


Ternyata masih ada sisa bahan bangunan dari Tahap 2 berupa kayu dan kawat yang kami pikir dari pada ditumpuk dan rusak lebih baik didaya gunakan untuk membuat kandang umbaran yang permanen. Alih alih kandang umbaran malah jadi kandang tangkaran selanjutnya yang bisa dibilang sebagai pembangunan Tahap 3.

Terdiri dari 7 unit, Tahap 3 terbukti dikemudian hari menjadi unit yang paling produktif dan kerap menjadi solusi bagi  MB pasangan baru yang lama tidak menghasilkan (ukuran kami 1 bulan sudah lama sekali). Ini juga menjadi salah satu riset kami yang akan kami ungkapkan dalam studi kasus mengenai unit kandang tangkaran. Total sekarang menjadi 19 unit kandang tangkaran, tapi efektif hanya di operasikan 18 unit.Unit yang terbesar kami pergunakan sebagai gudang pakan dan perlengkapan tangkaran.
Dari sekedar iseng, mimpi untuk menghasilkan trotol murai batu yang berkualitas makin membahana. Mumpung penangkaran murai batu ring DIGDAYA di Padepokan Bala6 masih ditahap awal kami mulai belanja MB Trah Jawara sebagai "upgrading" atas kualitas indukan betina untuk mengimbangi kualitas pejantan yang sudah kami punya. Ternyata kami kebablasan lagi dengan melimpahnya stok indukan. Karenanya kami memutuskan untuk membangun Tahap 4 dengan sisa-sisa dana yang ada. Alhamdulillah bisa diselesaikan 18 unit kandang lagi dibulan Oktober 2013. Total kandang sementara menjadi 36 unit.
Biarpun masih jauh dari BEP atau titik impas, tapi kami puas karena sementara ini hasil ternakan sudah mulai berkontribusi menghidupi penangkaran walau masih harus tetap disubsidi sana sini. Namanya juga hobby, biar susah biar senang tetap di jalani dengan ke ikhlasan hati. Biarlah saat ini rugi yang penting happy. Senang sekali saat melihat trotolan Mb yang lucu-lucu tingkahnya.

Thursday, 18 July 2013

PADEPOKAN BALA6


DIGDAYA BIRD KEEPING belajar dari pengalaman para senior breeder - yang sudah lebih dulu sukses dengan idealismenya - sejak tahap awal berdirinya penangkaran sudah sangat memperhatikan kualitas dari indukan yang ditangkarkan. Keyakinan kami Indukan generasi pertama merupakan pondasi bagi kualitas trotolan selanjutnya.

PADEPOKAN BALA6
adalah nama tempat penangkaran dari Murai Batu RING DIGDAYA dimana ditangkarkan Murai Batu Balak dan BLack Tail asal Sabang, Lempuyang, Nias & Simeulue Serta Murai Batu Ekor putih asal Aceh, Medan, Lampung, Malaysia dan Thailand. Semoga MB Bengkulu, Jambi dan Pasaman bisa menyusul secepatnya.

MB RING DIGDAYA tahap awal akan sangat memperhatikan basic blood penurunan gen indukan berdasarkan beberapa kriteria dasar sbb:
1. Asal Habitat asli
2. Trah Indukan Betina
3. Katurangga indukan jantan & betina

4. Volume suara indukan jantan & betina

Dan kriteria tambahan sbb
5. Prestasi Indukan Jantan

6. Trah Indukan Jantan
7. Karakter suara suara indukan jantan
8. Panjang ekor indukan jantan & betina
9. Gaya main indukan jantan


Buat kami, murai batu ekor balak ,ekor hitam dan ekor putih sama berharga dan bernilainya sebagai kekayaan alam hayati dari Tuhan YME di bumi khatulistiwa. Semua jenis punya potensi untuk berprestasi di arena lomba kicau kelas lokal, regional sampai nasional.

Sambil menangkarkan MB trah jawara, kami juga akan berusaha untuk melakukan penangkaran MB Galur Murni dengan Indukan trah sesuai asal habitat yang sama untuk indukan jantan dan betinanya. Sehingga bisa memperluas alternatif silangan di F1 dan F2.




Semoga rencana bisa dilaksanakan dengan seksama dan menjadi karya nyata.Sehingga breeder & buyer sama-sama bisa terpuaskan lewat murai tangkaran yang kualitasnya memenuhi harapan sang juragan.

Salam Digdaya